Kabarminang — Seorang siswa SMA Sungai Limau, Padang Pariaman, tewas setelah tenggelam di Pemandian Lubuak Bonta, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, pada Selasa (12/5/2026) pukul 12.00 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Emri Nurman, mengonfirmasi bahwa personel di lapangan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi tubuh korban dari dasar pemandian.
Emri Nurman menjelaskan bahwa setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
“Saat ini korban dibawa ke Puskesmas. Puskesmas terdekat di Kapalo Hilalang tadi,” ucapnya.
Perihal identitas instansi pendidikan korban, Emri Nurman meluruskan informasi awal yang sempat beredar di masyarakat mengenai status sekolah remaja tersebut.
“Tadi memang ada informasinya SMP, ada yang mengatakan SMA. Terakhir saya dapat informasi itu siswa SMA Sungai Limau,” ujar Emri.
Ia menginformasikan bahwa korban diduga merupakan siswa tingkat akhir yang sedang merayakan berakhirnya masa sekolah.
“Sepertinya anak-anak itu, mungkin ya, saya rasa karena mungkin sudah pengumuman kelulusan, jadi mereka pergi mandi-mandi,” tutur Emri.
Emri mengatakan bahwa kecil kemungkinan korban berada di lokasi wisata tersebut jika masih dalam jam pelajaran aktif sekolah.
Pihaknya hingga masih melakukan pendataan untuk mengungkap identitas lengkap korban dan kronologi kejadian itu.
Emri mengakui bahwa dirinya belum bisa memaparkan detail runtutan peristiwa secara utuh karena laporan tertulis dari tim lapangan masih dalam proses penyusunan.
View this post on Instagram
















