Kabarminang — Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, membuka Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 di Hall Saiyo Sakato, Senin (6/4). Seleksi ini menjadi momen strategis dalam menyiapkan generasi muda terbaik yang akan mengemban tugas kehormatan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Wabup Rahmat menegaskan seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda tahunan saja, tetapi proses pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
“Paskibraka bukan hanya tampil dalam upacara seremonial. Ini adalah proses pembentukan karakter. Di sinilah nilai disiplin, integritas, kerja sama, hingga nasionalisme ditempa secara utuh,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa peserta terpilih tidak hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga mengemban amanah sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI). Peran ini menuntut komitmen tinggi dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh fisik, matang mental, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi terhadap bangsa dan negara,” tegas Wabup.
Rahmat juga mengingatkan peserta untuk menjalani tahapan seleksi dengan disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas.
“Menjadi Paskibraka bukan soal siapa paling kuat atau cerdas, tapi siapa yang memiliki sikap, etika, dan komitmen terbaik,” tambahnya.
Kepada panitia dan tim seleksi, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghasilkan anggota Paskibraka yang benar-benar berkualitas.
“Seleksi ini harus melahirkan putra-putri terbaik yang tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan khidmat, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian,” tambahnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Lilis Mairizal, melaporkan bahwa seleksi tahun ini diikuti 271 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 212 peserta lolos seleksi administrasi, terdiri dari 121 putra dan 91 putri dari 29 sekolah (20 SMA, 4 SMK, 5 MA).
“Seleksi ini bertujuan menjaring calon anggota Paskibraka yang benar-benar memenuhi kriteria, sekaligus menyiapkan peserta terbaik untuk bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.
Pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta regulasi turunan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan didukung melalui APBD Kabupaten Padang Pariaman Tahun Anggaran 2026.
Adapun tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dimulai Senin (6/4) dengan seleksi awal, dilanjutkan Selasa (7/4) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU), Rabu (8/4) seleksi kesehatan dan parade, serta Kamis hingga Jumat (9–10/4) seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, dan kepribadian















