Kabarminang — Beredar di media sosial video seorang pria yang dinarasikan sebagai sopir travel dikeroyok sejumlah orang di Kecamatan Pangkalan, Limapuluh Kota, pada Rabu (1/4/2026) dini hari. Polsek Pangkalan memberikan penjelasan tentang kasus tersebut.
Kepala Polsek Pangkalan, AKP Hendra, mengatakan bahwa pengeroyokan itu terjadi di depan Rumah Makan Payung Sekaki, Kecamatan Pangkalan, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 3.00 WIB. Ia menyebut bahwa korban dan para pengeroyok sama-sama berasal dari Pekanbaru.
“Pengeroyokan tersebut dipicu oleh masalah cekcok di jalan oleh dua pihak yang sama-sama menuju Pekanbaru. Mereka awalnya cekcok di Kelok 17, lalu berlanjut di Sibunbun, dan berakhir dengan pengeroyokan di Rumah Makan Payung Sekaki,” ujar Hendra kepada Kabarminang.com.
Hendra mengatakan bahwa sopir travel itu mengendarai Daihatsu Luxio, sedanngkan pengeroyok berada di Toyota Kijang LGX dan Daihatsu Gran Max.
Hendra menceritakan bahwa cekcok itu berawal di Kelok 17, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan. Di sana sopir travel tersebut hendak mendahului mobil Toyota Kijang LGX yang beriringan dengan Daihatsu Gran Max. Karena terkejut, sopir Kijang LGX tak sengaja menginjak pedal gas sehingga mobilnya maju dan mengakibatkan sopir travel tidak berpeluang menyalip Kijang tersebut.
“Sopir Kijang LGX terkejut karena memang dia punya riwayat penyakit jantung. Dia baru keluar dari rumah sakit dan dipasang ring di jantungnya,” tutur Hendra.
Karena tak jadi menyalip, kata Hendra, sopir travel tidak senang terhadap sopir Kijang LGX. Hal itu membuat kedua pihak cekcok. Namun, kedua pihak kemudian berdamai dan melanjutkan perjalanan masing-masing.
Namun, di Sibunbun, masih di Kecamatan Pangkalan, kata Hendra, Kijang LGX dan Gran Max ditunggu oleh sekitar sepulu mobil travel. Kedua pihak cekcok lagi.















