Kabarminang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi langkah Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang yang berhasil meraih sertifikat halal. Pencapaian ini menjadikan Perumda AM Padang sebagai perusahaan air minum daerah pertama di Pulau Sumatera yang mengantongi sertifikasi halal.
Penyerahan sertifikat halal tersebut dilakukan di Kantor Pusat Perumda AM Kota Padang, Kamis (5/3/2026), dan dihadiri sejumlah pihak terkait.
Fadly Amran menilai, sertifikasi halal ini merupakan langkah strategis dalam mendukung visi Kota Padang menuju pengakuan internasional sebagai kota gastronomi.
“Ini bukan hanya soal air, tetapi juga tentang standar profesionalisme. Jika airnya sudah halal dan bersih, maka industri makanan dan dapurnya akan lebih mudah mendapatkan sertifikasi. Kita ingin menjadikan halal sebagai brand pembangunan Kota Padang di mata internasional,” kata Fadly.
Penyerahan sertifikat halal tersebut turut dihadiri Kepala Balai Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi, Ikrar Abdi. Hadir pula Direktur LPPOM MUI Sumatera Barat, Saifullah Zulkyar, serta Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal.
Kepala Balai BPJPH, Ikrar Abdi, mengatakan ketersediaan sumber air yang telah bersertifikat halal akan mempercepat proses sertifikasi bagi pelaku usaha. Di tingkat provinsi, saat ini terdapat kuota sekitar 32.000 pelaku usaha yang dapat memanfaatkan kemudahan tersebut.
“Sekarang pengurusan sertifikat halal sangat sederhana. Cukup memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sumber airnya sudah jelas kehalalannya. Untuk usaha mikro kecil, prosesnya bahkan hanya memakan waktu sekitar 12 hari,” jelasnya.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut proses sertifikasi ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah membangun ekosistem halal.
Ia menjelaskan, proses sertifikasi berlangsung selama tiga hingga empat bulan dengan melakukan survei langsung terhadap 15 sumber air yang dikelola Perumda AM, mulai dari kawasan Palukahan hingga Bungus.
“Seluruh sumber air kami diperiksa langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses pengelolaan air memenuhi standar kehalalan. Alhamdulillah, di Sumatera kami menjadi yang pertama memperoleh sertifikat halal,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Perumda AM Kota Padang juga meluncurkan layanan Call Center 1500030 yang beroperasi pada hari kerja dan terhubung langsung dengan divisi terkait untuk menerima laporan kebocoran maupun gangguan layanan di luar jam kerja.
Selain itu, Perumda AM juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan digital, seperti aplikasi Kaba Aia yang terhubung dengan Telegram serta Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mendeteksi identitas pelanggan secara instan dalam penanganan gangguan layanan.















