Kabarminang – Dua santri salah satu pesantren di Kabupaten Agam digerebek warga di rumah santriwati di Jorong Babukik, Kenagarian Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa itu bermula ketika sekelompok pemuda di nagari tersebut melihat dua remaja laki-laki berjalan pada malam hari di sekitar kawasan permukiman warga.
Menurut keterangan yang diterima warga, kedua remaja tersebut mengaku hendak menginap di rumah salah seorang warga.
Namun, keterangan itu menimbulkan kecurigaan warga. Sejumlah pemuda kemudian mendatangi rumah yang disebut oleh kedua remaja tersebut.
Ayah kedua santriwati di rumah itu, MK (56), mengatakan bahwa ia terbangun setelah mendengar suara ramai di depan rumahnya.
“Saya kaget karena ada beberapa pemuda datang dan mencari dua remaja. Mereka bilang sebelumnya bertemu dua remaja yang mengaku mau tidur di rumah saya,” kata MK kepada Sumbarkita, Selasa (3/3/2026).
MK mengatakan bahwa ia tidak mengetahui keberadaan dua remaja yang dimaksud. Bahkan, menurutnya, sejak selesai salat Isya ia berada di depan rumah.
Para pemuda kemudian mencari kedua remaja tersebut di sekitar rumah. Saat memeriksa bagian belakang rumah, warga melihat seorang remaja laki-laki mencoba keluar melalui jendela.
Remaja tersebut langsung diamankan warga.
















