Kabarminang — Dua santri salah satu pesantren di Agam digerebek warga di rumah santriwati di Jorong Babukik, Kenagarian Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Agam, pada Senin (2/3/2026) malam.
Kepala Subunit I Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittinggi, Aipda Amelia Candra, mengatakan bahwa dua santri tersebut berinisial FR (15), kelas 9, dan FH (16), kelas 9. Sementara itu, kedua santriwati tersebut berinisial M (16 tahun), kelas 9, dan N (15 tahun), kelas 8. Keempatnya merupakan santri di salah satu pesantren di Agam.
Ayah kedua santriwati tersebut, MK (56), mengatakan bahwa sekelompok pemuda mendatangi rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB. Ia terbangun karena mendengar suara orang ramai di luar rumahnya. Kemudian, ia membuka pintu dan melihat sejumlah pemuda.
“Mereka mencari dua remaja yang sebelumnya mereka temui. Menurut pengakuan mereka, mereka bertanya kepada dua remaja yang mereka temui mau ke mana keduanya. Dua remaja itu mengaku akan tidur di rumah saya. Tapi, saya tidak tahu dengan dua remaja yang mereka maksud dan tidak tahu ada dua remaja yang tidur di rumah saya, padahal saya duduk di depan rumah sejak selesai salat Isya,” ujar MK kepada Kabarminang.com pada Selasa (3/3/2026).
Setelah mengatakan hal itu, kata MK, sekelompok pemuda itu langsung mencari dua remaja yang mereka maksud dengan cara masuk kamar anak gadis MK. Namun, kata MK, para pemuda itu tidak menemukan apa yang mereka cari kecuali kedua remaja perempuan.
Sesudah itu, kata MK, para pemuda keluar rumah itu, kemudian mengelilingi rumah. Ia menyebut bahwa para pemuda mendapati seorang remaja laki-laki mencoba kabur melalui jendela belakang rumah. Sekelompok pemuda lalu menangkap remaja tersebut.
“Saat ditanya pemuda, remaja itu bersembunyi di balik lemari,” kata MK.
MK mengatakan bahwa para pemuda lalu menanyakan keberadaan teman si remaja yang tertangkap itu. Remaja tersebut memberitahukan tempat persembunyian temannya, yaitu di loteng rumah. Setelah mendapatkan informasi tersebut, pemuda memanjat loteng dan menemukan seorang remaja bersembunyi di sana.













