Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melakukan pembersihan aliran Sungai Batang Air Pampan yang tersumbat tumpukan sampah akibat batang pohon tumbang pada Jumat (7/2). Sungai tersebut mengalir dari kawasan Plaza Pariaman hingga bermuara di Muaro Pariaman.
Pembersihan dilakukan setelah Pemko Pariaman menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi sungai yang mengalami penyumbatan. Menindaklanjuti laporan itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim & LH) Kota Pariaman langsung menurunkan personel ke lokasi.
“Kami menerima laporan masyarakat terkait adanya tumpukan sampah akibat batang pohon tumbang yang menyumbat saluran Sungai Batang Air Pampan, dan kami langsung menerjunkan personel untuk membersihkan tumpukan sampah dan pohon yang menyumbat aliran sungai,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa keberadaan batang pohon di alur sungai berpotensi mempersempit aliran air sekaligus menahan sampah. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu penumpukan material di sungai jika tidak segera ditangani.
Menurutnya, respons cepat menjadi penting agar persoalan lingkungan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Semoga dengan gerak cepat ini kita bisa mengatasi permasalahan yang terjadi di lapangan,” katanya.
Selain melakukan pembersihan, Pemko Pariaman juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Feri menegaskan bahwa partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sepanjang aliran Sungai Batang Air Pampan hingga Muaro Pariaman.
“Kami berharap masyarakat di Kota Pariaman tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai, karena hal ini sangat berdampak terhadap lingkungan dan aliran air,” tutupnya.















