Kabarminang — Sebanyak 273 pelajar tingkat SD/MI dan SMP mengikuti Lomba Cerdas Qur’an (LCQ) Tingkat Kota Pariaman 2026 yang digelar di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman pada 3 hingga 5 Juni 2026.
Lomba ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa LCQ tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam perlombaan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Ia melanjutkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Kota Pariaman dalam membangun pendidikan yang religius dan berkarakter.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Pariaman dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan religius. Kita ingin melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi akhlak dan spiritual yang kokoh melalui Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia berharap para peserta tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
LCQ 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya sambung ayat, adu cermat, dan segmen rebutan melalui tahapan penyisihan, perempat final, semifinal, hingga final.
Pada kesempatan itu, Yota juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kepada seluruh peserta, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan jujur. Para peserta yang ikut LCQ ini sudah menjadi juara di hati masyarakat Kota Pariaman karena telah memilih menjadi penghafal Al-Qur’an,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menyebutkan bahwa LCQ merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Padang TV.
Ia menjelaskan bahwa kompetisi tersebut diikuti oleh 91 tim yang terdiri atas 273 peserta. Setiap sekolah mengirimkan satu hingga tiga tim, dengan masing-masing tim beranggotakan tiga pelajar.
“LCQ ini diikuti oleh 91 tim dengan total 273 peserta. Setiap sekolah mengirimkan minimal satu tim dan maksimal tiga tim yang masing-masing terdiri atas tiga pelajar terbaik,” ujarnya.
Ia menyebut penyelenggaraan LCQ menjadi salah satu langkah konkret untuk mendukung program Satu Rumah Satu Hafiz yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Pariaman.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh kecintaan peserta didik terhadap bacaan dan hafalan Al-Qur’an,” katanya.
















