Kabarminang – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mulai merealisasikan program perbaikan sebanyak 461 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah tersebut.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan hal itu saat meninjau salah satu RTLH di Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Utara, bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Senin (25/5).
Yota Balad menjelaskan, percepatan pengentasan RTLH ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui dukungan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPR RI.
“Perbaikan ratusan RTLH ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Pariaman. Tahun ini kita bersyukur mendapatkan alokasi yang cukup signifikan. Sebanyak 461 unit rumah warga yang sebelumnya tidak layak, secara bertahap mulai kita perbaiki,” ujar Yota Balad.
Ia menambahkan, sinergi antara Pemko Pariaman, program Kementerian melalui BSPS, serta dukungan Pokir anggota DPR RI Asrizal Aziz menjadi kunci percepatan pelaksanaan program tersebut.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mengurangi angka rumah tidak layak huni di Kota Pariaman secara bertahap.















