Jumat, September 18, 2026
kabarminang.com
No Result
View All Result
kabarminang.com
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
Home Kabar Sumbar

Warga Sebuah Nagari di Dharmasraya dan PT TKA Saling Klaim Kepemilikan Lahan

Guspira Ardilla
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:22
in Kabar Sumbar
Foto Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya, dari atas.

Foto Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya, dari atas.


Kabarminang — Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya, dikepung konsesi perkebunan PT Tidak Kerinci Agung (TKA). Warga setempat menyebut bahwa wilayah nagari itu hanya tersisa sekitar 3 hektare (ha) untuk permukiman warga, sementara sebagian besar wilayah lainnya diduga masuk dalam peta hak guna usaha (HGU) perusahaan sawit itu.

Warga menyebut ruang hidup mereka makin sempit, bahkan sebagian lahan yang selama ini mereka kuasai secara turun-temurun kini terindikasi berada di dalam wilayah HGU perusahaan.

Secara historis, wilayah Lubuk Besar diketahui telah ada sejak sekitar 1905, yang pada masa awal dikenal sebagai Dusun Tuo Koto Ubi. Kawasan tersebut kini berada di tengah area perkebunan yang dikenal sebagai Kebun Koto Ubi (KKU) milik PT TKA.

Warga menyebut permukiman itu telah ada jauh sebelum perusahaan perkebunan sawit mulai beroperasi di sana sekitar tahun 1990. Namun, kini keberadaan nagari itu disebut hanya tersisa sebagai titik kecil di tengah hamparan perkebunan.

Persoalan itu mencuat ketika sejumlah warga mencoba untuk mengajukan pinjaman ke bank dengan menjaminkan sertifikat tanah mereka. Alih-alih mereka mendapatkan pinjaman, pengajuan mereka ditolak oleh bank. Berdasarkan data spasial yang dimiliki bank, sebagian lahan yang diajukan untuk dijaminkan oleh warga disebut berada di dalam wilayah HGU aktif PT TKA.

Tokoh masyarakat Lubuk Besar, Syaiful, mengatakan bahwa kondisi tersebut sangat merugikan warga. Menurutnya, hal itu tidak masuk akal sebab warga punya sertifikat tanah yang sah, tetapi dianggap masuk HGU perusahaan oleh bank.

“Artinya, secara administrasi, kami seperti tidak punya hak atas tanah sendiri,” ujar Syaiful pada Selasa (10/3/2026).

Syaiful menyampaikan bahwa kondisi tersebut meresahkan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Ia mengatakan bahwa sebagian warga merasa hak mereka atas tanah seolah-olah terhapus oleh peta konsesi perusahaan.


halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: berita konflik agraria DharmasrayaHGU PT TKA Dharmasrayakasus agraria terbaru Sumatera Baratkebun Koto Ubi PT TKAkonflik agraria Sumatera Baratkonflik lahan Dharmasrayakonflik lahan masyarakat dengan perusahaan sawitkonflik tanah ulayat di Dharmasrayamasalah perkebunan sawit Dharmasrayamasalah sertifikat tanah warga DharmasrayaNagari Lubuk Besar Dharmasrayapengukuran ulang HGU PT TKAPT TKA Tidak Kerinci Agungsengketa HGU dan tanah adatsengketa lahan warga dan perusahaan sawitsengketa tanah masyarakat vs perusahaan sawittumpang tindih sertifikat tanah dengan HGUtuntutan kebun plasma 20 persenwarga gagal pinjaman bank karena HGUwarga Lubuk Besar klaim tanah ulayatwarga Lubuk Besar siap tempuh jalur hukumwarga nagari terisolasi di tengah perkebunan sawit

Berita Terkait

TPID Padang Pariaman Raih Peringkat Pertama Tim Pengendalian Inflasi Teresponsif Sumbar

TPID Padang Pariaman Raih Peringkat Pertama Tim Pengendalian Inflasi Teresponsif Sumbar

18 September 2026
Pemko Bukittinggi Lepas Kajari Djamaludin yang Akhiri Masa Tugas, Ramlan Apresiasi Sinergi Selama Ini

Pemko Bukittinggi Lepas Kajari Djamaludin yang Akhiri Masa Tugas, Ramlan Apresiasi Sinergi Selama Ini

18 September 2026
Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

17 September 2026
Warga Malang Cari Ayah yang Hilang Kontak Sejak 2004, Terakhir Dikabarkan Kembali ke Sumbar

20 Tahun Terpisah, Dewi Akhirnya Temukan Kabar Ayahnya di Sumbar

17 September 2026
Cerita Pendulang Emas Tradisional di Solok Selatan: Kami Hanya Dapat Sisa dari Galian Alat Berat

Cerita Pendulang Emas Tradisional di Solok Selatan: Kami Hanya Dapat Sisa dari Galian Alat Berat

17 September 2026
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, 600 Wali Korong di Padang Pariaman Dikukuhkan Jadi Satgas SIGAP

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, 600 Wali Korong di Padang Pariaman Dikukuhkan Jadi Satgas SIGAP

17 September 2026
Next Post
Kecelakaan di Pasaman Barat, Pengendara Motor Dilaporkan Tewas

Pemotor dan Mobil Pikap Tabrakan di Pasaman Barat, Satu Orang Tewas

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Viral Video Keluarga Pasien Disebut Diusir, Pengurus Rumah Singgah M IHPAN Padang Ungkap Kronologi

Viral Video Keluarga Pasien Disebut Diusir, Pengurus Rumah Singgah M IHPAN Padang Ungkap Kronologi

15 September 2026

Kronologi IP Sebelum Tumbang di Vegas Club Padang, Menurut Polisi dan Teman Korban

Kronologi IP Sebelum Tumbang di Vegas Club Padang, Menurut Polisi dan Teman Korban

14 September 2026

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Motor yang Ditumpanginya Ditabrak Motor Lain di Solok, Seorang Siswi SMA Tewas

Motor yang Ditumpanginya Ditabrak Motor Lain di Solok, Seorang Siswi SMA Tewas

13 September 2026

RPSA Pariaman Akan Dampingi Siswi SMP Korban Persetubuhan yang Melahirkan

Seorang Siswi SMA di Solok Dicabuli Ayah Kandung sejak SD, Pelaku Ditangkap Polisi

17 September 2026

Perempuan Muda Meninggal Usai Party di Tempat Hiburan Malam Padang

Perempuan Muda Meninggal Usai Party di Tempat Hiburan Malam Padang

13 September 2026

Kenal lewat TikTok, Siswi SMA di Solok Disetubuhi Pacar

Kenal lewat TikTok, Siswi SMA di Solok Disetubuhi Pacar

16 September 2026

Berita Terkini

TPID Padang Pariaman Raih Peringkat Pertama Tim Pengendalian Inflasi Teresponsif Sumbar

TPID Padang Pariaman Raih Peringkat Pertama Tim Pengendalian Inflasi Teresponsif Sumbar

18 September 2026

Pemko Bukittinggi Lepas Kajari Djamaludin yang Akhiri Masa Tugas, Ramlan Apresiasi Sinergi Selama Ini

Pemko Bukittinggi Lepas Kajari Djamaludin yang Akhiri Masa Tugas, Ramlan Apresiasi Sinergi Selama Ini

18 September 2026

AICONIC UIN Imam Bonjol Padang Bahas Islam, Ekologi, dan Budaya Hadapi Krisis Lingkungan Global

AICONIC UIN Imam Bonjol Padang Bahas Islam, Ekologi, dan Budaya Hadapi Krisis Lingkungan Global

17 September 2026

Api Lahap Lahan Kosong Dekat Permukiman Warga di Lima Puluh Kota

Api Lahap Lahan Kosong Dekat Permukiman Warga di Lima Puluh Kota

17 September 2026

Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

17 September 2026

Warga Malang Cari Ayah yang Hilang Kontak Sejak 2004, Terakhir Dikabarkan Kembali ke Sumbar

20 Tahun Terpisah, Dewi Akhirnya Temukan Kabar Ayahnya di Sumbar

17 September 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.