Kabarminang – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga di Jorong Tigo Balai, Nagari Lubuak Batingkek, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, menghadang truk bermuatan sampah viral di media sosial.
Video itu diunggah akun Instagram Payakumbuhkini pada Minggu (1/11/2026). Dalam video tersebut, terlihat sebuah truk bertuliskan Kabupaten Lima Puluh Kota berhenti dan dikerumuni sejumlah warga. Di bagian depan truk tampak tumpukan sampah.
Salah seorang warga dalam video itu menyebut warga menghadang truk karena sampah yang diangkut petugas menumpuk dan mengganggu akses jalan. Warga juga mempersoalkan pengelolaan sampah yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal bersama Dinas Lingkungan Hidup.
“Suruah Kabid itu siko, pencemaran lingkungan. Untuk samantaro kito stop dulu sampai ado panyolasaian yang jales (Suruh kepala bidang itu datang ke sini. Untuk sementara kita berhentikan dulu sampai ada penyelesaian yang jelas),” kata suara dalam video itu.
Wali Nagari Lubuak Batingkek, Yon Elvi, membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya, dan terjadi pada Minggu (1/11/2026). Ia menyebut penolakan warga dipicu tumpukan sampah yang telah menutupi sebagian akses Jalan Lingkar Gunuang Bungsu sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Ia menjelaskan, lokasi tersebut awalnya direncanakan sebagai tempat pengolahan sampah. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut belum terlaksana. Lokasi itu justru digunakan sebagai tempat pembuangan sampah yang berasal dari wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Lokasi tersebut sekarang hanya menjadi tempat pembuangan sampah hingga menumpuk dan menggunung,” katanya kepada Sumbarkita, Senin (2/11/2026).
Ia melanjutkan, sampah di lokasi tersebut tidak ditempatkan dan dikelola dengan baik. Bahkan, sampah itu dibuang hingga ke ruas jalan yang biasa dilalui warga.




















