Jenazah Pratu Rizki dibawa menggunakan ambulans. Iring-iringan turut diikuti Danrem dan sejumlah pejabat, di antaranya Bupati Pesisir Selatan, Sekretaris Daerah, perwakilan Polres, camat, wali nagari, niniak mamak, serta masyarakat.
Gugur Saat Kontak Tembak di Papua
Pratu Rizki Kurniawan gugur dalam kontak tembak di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Novinol mengatakan, pihak nagari menerima informasi mengenai gugurnya Rizki dari Kodim 0311/Pesisir Selatan pada Senin.
“Kabar meninggalnya, kami dapat informasi dari Kodim Senin. Dari Kodim menyampaikan ke keluarga,” ujarnya.
Setibanya di rumah duka, keluarga, kerabat, warga, dan personel TNI mengikuti prosesi penghormatan terakhir secara militer.
Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Pratu Rizki sebelum jenazah dimakamkan di tanah kelahirannya. Jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman kaum Suku Melayu.
Dikenal sebagai Anak yang Baik
Menurut Novinol, Pratu Rizki merupakan anak yatim piatu yang selama ini tinggal bersama kakaknya. Ibunya meninggal dunia sekitar satu tahun lalu. Rizki diketahui telah menjalani dinas sebagai prajurit TNI selama empat tahun.
















