Kabarminang — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyoroti peran penting perantau Minang dalam mendorong perekonomian daerah saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Balai Kota Payakumbuh, Jumat (20/3/2026).
Di hadapan ribuan jamaah, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada para perantau yang pulang kampung merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Kepada para perantau, kami ucapkan selamat datang di kampung halaman tercinta. Terima kasih atas sumbangsih para perantau Minang yang telah berkontribusi nyata pada perekonomian Sumatera Barat dan juga Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Menurut Zulmaeta, kontribusi perantau Minang sangat signifikan, dengan estimasi kiriman uang dan barang mencapai Rp20 triliun per tahun. Selain itu, momentum mudik Lebaran turut mendorong perputaran ekonomi di Sumatera Barat yang diperkirakan mencapai Rp12 triliun.
Ia menambahkan, Kota Payakumbuh sebagai daerah perlintasan dan tujuan mudik turut merasakan dampak positif dari meningkatnya aktivitas ekonomi selama Lebaran.
Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi para perantau dan pengunjung, di antaranya melalui rekayasa lalu lintas dan penempatan pos pengamanan di sejumlah titik strategis seperti kawasan Ngalau Indah dan pusat kota.
“Kami bersama Forkopimda terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar para perantau dan pengunjung merasa nyaman selama berada di Kota Payakumbuh,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota, serta mendukung terciptanya suasana yang aman dan kondusif selama masa Lebaran.
Salat Idulfitri tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Forkopimda, Sekda Rida Ananda, jajaran Pemko Payakumbuh, serta puluhan ribu jamaah dan perantau.
















