Kabarminang – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/5), guna membahas kelanjutan pembangunan dan peningkatan status RSUD dr. Sadikin.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, serta Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama.
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menyambut baik proposal yang diajukan Pemerintah Kota Pariaman terkait peningkatan RSUD dr. Sadikin dari tipe D menjadi tipe C.
Benjamin menyatakan bahwa Kemenkes RI berkomitmen untuk mengkaji sekaligus menindaklanjuti usulan tersebut karena dinilai memiliki urgensi tinggi, terutama dari aspek mitigasi bencana.
“Kami memahami kelanjutan pembangunan dan peningkatan status RSUD dr. Sadikin dari tipe D menjadi tipe C adalah hal yang sangat penting. Berdasarkan peta mitigasi, RSUD dr. Sadikin merupakan satu-satunya rumah sakit yang berada di zona aman bencana tsunami di Kota Pariaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi alasan utama pemerintah pusat menempatkan pengembangan RSUD dr. Sadikin sebagai prioritas strategis di sektor kesehatan.
Sementara itu, Ade Rezki Pratama menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan tersebut di tingkat pusat. Sebagai mitra kerja Kementerian Kesehatan, Komisi IX DPR RI disebut akan mendorong agar program tersebut memperoleh perhatian dalam penganggaran nasional.
Dukungan juga disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mewujudkan fasilitas kesehatan yang tangguh terhadap bencana di Sumatera Barat.
Di sisi lain, Yota Balad mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Pariaman merupakan bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kesehatan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Menurutnya, RSUD dr. Sadikin memiliki posisi strategis karena menjadi satu-satunya rumah sakit di Kota Pariaman yang berada di kawasan aman dari ancaman tsunami.
“Kelanjutan pembangunan RSUD dr. Sadikin menjadi prioritas mutlak demi menjamin pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan tanpa terputus, terutama saat terjadi situasi darurat atau bencana alam,” katanya.















