Kabarminang — Beredar sebuah video yang memperlihatkan iring-iringan mobil ambulans membawa jenazah korban tabrakan beruntun di Jalan Lintas Padang–Solok, tepatnya di kawasan Jembatan Padang Besi, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Dalam video yang diunggah di media sosial Instagram Warta.com, terlihat tiga ambulans beriringan menuju rumah duka di Kota Solok. Di belakang ambulans juga tampak mobil pribadi yang ikut mengiringi perjalanan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Jalan Lintas Padang–Solok, tepatnya di kawasan Jembatan Padang Besi RT 01 RW 01, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menyebut enam kendaraan yang terlibat yakni truk Hino BM 9936 KU, Toyota Rush B 2881 KYU, truk Hino BA 9522 IU, Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ, truk Hino BA 8497 QU, serta Toyota Kijang Super BA 1740 JC.
“Dalam kejadian ini ada 14 orang korban, empat di antaranya meninggal dunia, dan 10 orang luka-luka. Seluruh korban meninggal dunia berasal dari kendaraan Toyota Rush B 2881 KYU,” ujarnya.
Ia melanjutkan, kecelakaan bermula saat truk Hino BM 9936 KU yang dikemudikan Abdul Rahman melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut. Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami hilang kendali hingga menabrak Toyota Rush B 2881 KYU yang berada di depannya.
Benturan itu membuat Toyota Rush terdorong hingga menghantam truk Hino BA 9522 IU. Namun, laju truk belum berhenti. Kendaraan tersebut kembali melaju dan menabrak Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ. Pajero kemudian terdorong ke depan hingga menghantam truk Hino BA 8497 QU. Selanjutnya, truk Hino BM 9936 KU kembali menabrak Toyota Kijang Super BA 1740 JC hingga kendaraan tersebut terdorong ke taman jalan di sisi kanan.
“Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah kendaraan dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp450 juta,” ujarnya.
















