Kabarminang — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar Workshop Pendampingan Akselerasi Jurnal Menuju Indeksasi Internasional Bereputasi pada Jumat hingga Minggu, 31 Juli–2 Agustus 2026, di Hotel Imam Bonjol by Benhas, Padang.
Kegiatan tersebut diikuti para pengelola jurnal di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal agar memenuhi standar indeksasi internasional.
Ketua LP2M UIN Imam Bonjol Padang, Wakidul Kohar, mengatakan bahwa pengelola jurnal memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di perguruan tinggi.
“Menjadi pengurus jurnal itu pejuang yang harus tabah. Mari bersungguh-sungguh untuk menargetkan jurnal-jurnal kita bisa naik kelas, bereputasi internasional,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pengelolaan jurnal semakin kompleks seiring meningkatnya standar publikasi ilmiah internasional. Karena itu, pengelola jurnal perlu terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas artikel, serta menjaga konsistensi penerbitan agar mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi LP2M UIN Imam Bonjol Padang, Aulia Rahmat, menyampaikan bahwa workshop tersebut dirancang sebagai pendampingan intensif bagi para pengelola jurnal untuk mempersiapkan diri memenuhi standar lembaga pengindeks internasional.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam mempercepat transformasi jurnal menuju jurnal bereputasi internasional,” tuturnya.
Aulia menegaskan, melalui kegiatan tersebut, LP2M UIN Imam Bonjol Padang memperkuat komitmennya membangun ekosistem publikasi ilmiah yang berorientasi pada mutu.
“Fokus pengembangan jurnal kini diarahkan pada peningkatan kualitas tata kelola, standar etik, dan daya saing internasional sebagai fondasi utama menuju pengakuan global,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi yang disusun untuk mendukung peningkatan kualitas pengelolaan jurnal. Pada hari pertama, peserta mengikuti materi Optimalisasi Manajemen Teknis dan Alur Kerja (Workflow) Open Journal Systems (OJS) yang disampaikan Arifki Budia Warman. Hari kedua diisi dengan sesi Pembedahan Kriteria Scopus dan Standardisasi Konten Jurnal Bereputasi. Kemudian, hari ketiga dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dwi Arwandi Yogi Saputra, yang berfokus pada Pemutakhiran Kebijakan Etik (COPE) dan Finalisasi Submisi Pengindeks.
















