Dalam pertemuan itu, kata Arifin, terjadi perbedaan keterangan antara pihak laki-laki dan keluarga perempuan. Ketegangan sempat meningkat hingga salah satu anggota keluarga perempuan menendang salah satu remaja laki-laki.
“Keterangan laki-laki hanya keluar bersama sampai pukul 12 malam, setelah makan pulang, pihak keluarga perempuan mengetahui anaknya pulang sudah subuh,” tuturnya.
Setelah kejadian tersebut, kata Arifin, ketiga remaja laki-laki diminta kembali ke rumah masing-masing. Setibanya di rumah, remaja yang mengalami tindakan tersebut melaporkan kejadian itu kepada keluarganya.
Selanjutnya, keluarga remaja laki-laki melaporkan insiden tersebut ke Polsek Talawi setelah salat subuh. Polisi kemudian kembali memanggil semua pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.
Dalam proses penanganan, kata Arifin, polisi juga menawarkan pemeriksaan kesehatan kepada remaja yang mengalami tindakan kekerasan di fasilitas kesehatan terdekat.
“Karena para pihak masih saling mengenal, permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai,” kata Arifin.
View this post on Instagram
















