Kabarminang – Jari tangan seorang karyawan warung kopi di Jalan Pulau Karam Nomor 131 B, RT 003, RW 002, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), masuk ke mesin giling pada Sabtu (2/5/2026) sore. Akibatnya, tiga jari terluka, satu di antaranya nyaris putus.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang, Rinaldi, mengatakan bahwa korban bernama Nazwa Dewi Linggaini (22 tahun), karyawan Warung Kopi Pulau Karam.
Rinaldi menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan peristiwa itu dari anggota Dubalang Padang Barat pukul 18.10 WIB. Menurut laporan anggota dubalang itu, saat melumatkan daging dengan mesin giling itu, korban pusing karena memang tidak enak badan. Tanpa sadar, tangannya masuk ke mesin giling itu dan terjepit.
“Dalam mesin giling itu ada mata pisaunya. Tangan korban belum sampai ke mata pisau tersebut, tetapi sudah terjepit di dalam,” ujar Rinaldi.
Akibat kejadian itu, kata Rinaldi, warga sekitar panik melihat kondisi korban karena tangannya tidak bisa dikeluarkan dari mesin giling tersebut. Anggota dubalang yang kebetulan melintas di sana mengetahui hal itu, lalu melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkar Padang.
Setelah menerima laporan tersebut, kata Rinaldi, pihaknya menerjunkan enam personel dengan satu mobil penyelamatan ke lokasi pukul 18.11 WIB. Saat tiba di lokasi 18.20 WIB, pihaknya langsung bekerja.
Pukul 20.12 WIB, kata Rinaldi, personelnya berhasil mengeluarkan tangan korban dari mesin giling. Namun, katanya, ada satu alat dari mesin giling itu yang masih menjepit jari korban.
“Karena saat itu korban sudah lemah dan merasa kesakitan, personel damkar membawanya ke RSUP M. Djamil Padang dalam keadaan jari terjepit alat mesin giling. Di rumah sakit, personel damkar berhasil melepaskan alat yang menjepit jari korban,” tutur Rinaldi.















