Kabarminang — Seorang sopir pikap menjadi korban longsor di jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Padang—Bengkulu di dekat Jembatan Panasahan, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, pada Minggu (14/6/2026) sore pukul 16.50 WIB. Ia terseret material longsor.
Kepala Polsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal, mengatakan bahwa sopir itu terseret material longsor saat berada di dalam mobilnya, Mitsubishi L300 hitam. Ia menyebut bahwa mobil itu terseret beberapa meter.
Syamsurijal menginformasikan bahwa korban bernama Safril (40 tahun), sopir, warga Jalan Irigasi Nomor 48, Cupak Tengah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Akibat hantaman material longsor, kata Syamsurijal, korban mengalami cedera serius berupa trauma thorax (trauma dada) dan patah tulang pada bagian kaki kiri. Iaa mengatakan bahwa tim penyelamat dibantu warga langsung mengevakuasi korban ke RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Syamsurijal mengatakan bahwa longsor itu melumpuhkan akses jalan karena material longsor menutup seluruh badan jalan. Setelah mendapatkan informasi itu, petugas polsek mendatangi lokasi guna mengamankan lokasi, mengatur area sekitar, dan segera berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Saat personel kami tiba di lokasi, akses jalan dari Padang menuju Painan maupun sebaliknya sudah sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan karena tertutup material tanah dan bebatuan,” ujar AKP Syamsurijal pada Senin (15/6/2026).
Untuk mempercepat proses pembukaan jalur, kata Syamsurijal, pihaknya langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang untuk segera menurunkan alat berat ke lokasi. Sekitar pukul 17.15 WIB, katanya, tim gabungan dari Pemko Kota Padang tiba di lokasi bencana dan mengerahkan loader untuk menyingkirkan timbunan tanah dari jalan.
“Kami memprioritaskan penyelamatan korban terlebih dahulu sebelum membersihkan material. Proses evakuasi tanah longsor memakan waktu sekitar lima jam karena volume material yang cukup tebal,” ujar Syamsurijal.















