Namun, upaya itu tidak berhasil. Meski penglihatannya disebut sudah tidak jelas dan hampir 13 tahun tidak bertemu Afrizal, nenek Zulia langsung menyadari bahwa laki-laki yang berada di hadapannya bukan anak yang selama ini ia tunggu.
“Nenek benar-benar sangat merindukan dan mengawatirkan ayah,” tuturnya.
Bagi Zulia, pencarian terhadap Afrizal kini bukan sekadar keinginan seorang anak untuk mengetahui keberadaan ayahnya. Ia juga ingin membawa kabar yang selama bertahun-tahun dinantikan neneknya, terlebih kondisi perempuan lansia itu terus melemah.
“Nenek hanya ingin mendengar kabar dan bertemu ayah. Rasa sayang dan rindunya kepada ayah masih ada sampai sekarang,” ujar Zulia.
Zulia mengatakan, keluarga kini hanya berharap Afrizal mengetahui bahwa ibunya masih menunggu kepulangannya. Ia khawatir sang nenek tidak sempat bertemu kembali dengan anak yang selama ini dirindukannya.
“Nenek seperti sudah mau berpulang, tapi belum ikhlas karena rasa sayang dan rindunya kepada ayah. Nenek hanya ingin mendengar kabar dan bertemu ayah,” ujar Zulia.
Keluarga berharap masyarakat yang pernah melihat, mengenal, atau memiliki informasi mengenai Afrizal dapat membantu menemukan keberadaannya. Informasi dapat disampaikan kepada pihak keluarga atas nama Wakya melalui nomor 0853-5540-4455.



















