Ronny berharap keberadaan NCH mampu memicu kemandirian ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan sinyal seluler di lingkungan tempat tinggal mereka. Terkait lambatnya progres pembangunan fisik di lapangan, Ronny menybeut faktor alam sebagai hambatan yang paling sulit dikendalikan oleh tim teknis.
“Tantangan geografis menjadi kendala utama kami karena kontur wilayah Sumatera Barat terdiri dari pegunungan, perbukitan, hingga jurang yang sangat curam,” tuturnya.
Ronny juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat lokal dalam memberikan izin penggunaan lahan demi kelancaran pembangunan menara telekomunikasi.
Ia menyebut Pemprov Sumbar berkomitmen untuk terus memperbarui data wilayah blank spot agar intervensi yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah bisa lebih tepat sasaran.
“Kami akan terus mengawal usulan pembangunan BTS (Base Transceiver Station) ke pusat agar keadilan akses digital bisa dirasakan oleh seluruh warga Sumbar,” imbuhnya.
















