Sumbarkita — Belum reda duka masyarakat Sumbar akibat banjir, banjir bandang, tanah longsor yang menimpa beberapa hari yang lalu, Komisi I DPRD Kota Solok melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bogor. Padahal, kota itu merupakan salah satu daerah yang terdampak bencana di Sumbar.
Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, mengatakan bahwa dari enam anggota Komisi I, empat orang yang pergi kunker. Ia menginformasikan bahwa keempatnya pergi sejak 3 Desember sampai 6 Desember.
“Kegiatan tersebut merupakan agenda Komisi I yang telah terjadwal dalam agenda kedewanan, yang disusun melalui Badan Musyawarah (Bamus),” ujar Fauzi kepada Sumbarkita pada Sabtu (6/12).
Fauzi menyebut bahwa empat anggota Komisi I itu pergi kunker ke Satpol PP Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan bahwa Komisi I melakukan hal itu untuk berkoordinasi dengan instansi penegakan peraturan daerah di Kabupaten Bogor.
“Kegiatan itu dilakukan untuk berkonsultasi dan berbagi informasi karena hal itu kebutuhan bersama pemerintah daerah, dewan, dan masyarakat, dalam rangka proses pembahasan Perda Trantibum Nomor 1 Tahun 2024,” tuturnya.
Kunker DPRD ke luar daerah pascabencana yang melanda Sumbar mendapat sorotan dan kritikan masyarakat karena dianggap tidak peka terhadap krisis yang melanda masyarakat dan daerah. Sebelumnya, DPRD Padang Pariaman dan DPRD Bukittinggi menuai kecamatan dari masyarakat karena kunker ke luar daerah. DPRD Padang Pariaman pergi kunker ke Sleman, Yogyakarta, sedangkan DPRD Bukittinggi pergi kunker ke Kota Bandung dan Pekanbaru.
















