Kabarminang – Bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum yang sempat mekar dan menarik perhatian warga di kawasan Kelok Hantu, Jorong Biduak, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, dilaporkan telah layu pada Sabtu (16/5/2026).
Wali Nagari Ganggo Mudiak, Aria Barito mengatakan bahwa tumbuhan langka tersebut kini sudah melewati masa puncaknya dan mulai menutup kembali. Menurut penjelasannya, kondisi tersebut merupakan siklus alami dari fase pertumbuhan tanaman endemik tersebut yang memang memiliki masa mekar yang relatif singkat.
“Setahu saya kondisi bunga tersebut sekarang sudah layu. Kalau bunga bangkai ini kan tidak lama proses mekarnya, sifatnya hanya sementara saja,” ujar Aria Barito dikonfirmasi Sumbarkita.
Aria Barito memaparkan bahwa tumbuhan dilindungi ini pertama kali dilaporkan mekar sempurna sejak Senin (11/5/2026) yang lalu. Letak posisi tumbuhnya yang berada persis di tepi jalan lintas Kelok Hantu membuat keberadaan flora raksasa ini sangat mudah disaksikan dan diakses oleh para pengendara yang sedang melintas.
“Memang posisinya sangat kelihatan jelas dari tepi jalan, sehingga lumayan banyak warga atau pengendara yang kemarin sempat berhenti untuk melihat dan mengambil foto di sana,” kata Aria Barito menambahkan.
Aria Barito menegaskan bahwa penyebab layunya tanaman tersebut murni karena faktor usia biologis yang telah mencukupi, bukan karena dampak negatif dari aktivitas kunjungan masyarakat. Dirinya membantah adanya isu kerusakan akibat ramainya warga yang berswafoto di sekitar lokasi tumbuhnya bunga tersebut.
“Layu ini terjadi bukan gara-gara banyak kunjungan warga ke situ, tidak ada hubungannya. Memang kalau sudah cukup umurnya, tanaman ini akan layu dengan sendirinya,” tutur Aria Barito secara lugas.
Aria Barito menyebutkan bahwa fenomena kemunculan Amorphophallus titanum di wilayah Kecamatan Bonjol tergolong peristiwa yang sangat langka. Berdasarkan catatan pihak pemerintah nagari, penemuan di Kelok Hantu ini merupakan peristiwa kedua yang pernah terdata secara resmi di wilayah tersebut.
















