Kabarminang — Semen Padang FC mulai menata ulang struktur persiapan tim dan operasional klub setelah hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) diumumkan pada Jumat (5/6/2026). Sejumlah agenda telah dijadwalkan, dari penyusunan tim pelatih, perekrutan pemain, hingga pembenahan fasilitas, dan sistem operasional klub menjelang Liga 2 musim 2026.
Chief Operation Officer (COO) sekaligus Manajer Tim Semen Padang FC, Braditi Moulevey alias Levi, mengatakan baha dalam waktu dekat manajemen akan menggelar sejumlah pertemuan untuk menyusun langkah awal menghadapi kompetisi. Ia menginformasikan bahwa agenda pertama ialah pertemuan unsur manajemen dan tim kepelatihan dengan Ketua Dewan Penasihat Tim, Suhatman Imam, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6/2026).
Selanjutnya, manajemen akan menggelar rapat perdana bersama tim pelatih pada Senin (8/6/2026). Pada hari yang sama, klub juga akan mengumumkan asisten pelatih yang akan mendampingi jajaran pelatih selama kompetisi Liga 2 musim ini.
“Pascapengumuman hasil RUPS, pihak manajemen sudah langsung mengambil langkah cepat mengenai persiapan untuk menghadapi Liga 2,” ujar Levi pada Minggu (7/6/2026).
Selain menyusun tim pelatih, kata Levi, pihaknya mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain yang telah menyatakan kesediaan bergabung dengan Semen Padang FC. Ia menyebut bahwa proses penandatanganan kontrak pemain dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, kata Levi, seluruh pemain direncanakan mulai masuk mes di Ciputat, Tangerang Selatan, pada 25 Juni 2026. Pada hari yang sama, tim juga dijadwalkan memulai latihan perdana untuk menghadapi Liga 2.
Di sektor operasional, Levi mengatakan bahwa manajemen memutuskan memusatkan aktivitas klub di kawasan mes pemain di Ciputat selama kompetisi berlangsung. Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi dengan General Manager Deni Sulton.
Levi mengatakan bahwa manajemen juga mulai mendata karyawan yang saat ini bertugas di Padang. Sebagian akan ditempatkan untuk mendukung operasional tim di Jakarta, sedangkan sebagian lainnya tetap bertugas di Padang untuk menangani sejumlah pekerjaan terkait dengan fasilitas klub.















