Kamis, April 16, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Sekilas Tradisi Berburu Babi di Minangkabau

Juni Fitra Yenti
Jumat, 15 November 2024 15:53
in Kabar Sumbar
Tradisi berburu babi di Sumbar

Tradisi berburu babi di Sumbar


Kabarminang.com – Ceramah Buya Zulherwin, seorang ulama asal Sumatera Barat menuai kontroversi usai menyinggung kebiasaan berburu babi di Minangkabau, yang dianggap menyinggung komunitas pemburu babi.

Ceramah Buya Zulherwin yang viral di media sosial itu menyampaikan kritik terhadap tradisi berburu babi dengan anjing di Ranah Minang. Dalam ceramah tersebut, dia membandingkan kebiasaan tersebut dengan pengalamannya tumbuh di Medan. Dia bilang ia tidak pernah melihat orang Batak Kristen berburu bersama anjing.

“Pergi ke Padang Panjang, berburu bisa. Mohon maaf bapak ibu, saya besar di Medan, tidak pernah melihat orang Batak Kristen berboncengan dengan anjing,” ujar Buya dalam ceramahnya. Ia juga menambahkan bahwa kebiasaan membawa anjing saat berburu tidak sesuai dengan budaya Minangkabau yang dikenal religius.

Buntut ceramah tersebut, Persatuan Olahraga Buru Babi (Porbbi) Sumbar pun melaporkan Buya Zulherwin ke Polda Sumbar atas dugaan ujaran kebencian, Kamis (14/11).

Sekilas Tradisi Berburu Babi di Minangkabau

Zainal Arifin dalam sebuah jurnal Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas berjudul ‘Buru Babi: Politik Identitas Laki-laki Minangkabau‘ (halaman 35) menuliskan, buru babi adalah aktivitas yang umum dilakukan laki-laki Minangkabau jauh sebelum Islam masuk dan berkembang di Minangkabau.

Tradisi berburu babi pun telah memiliki kelompok besar yang bernama Porbbi (Persatuan Olahraga Buru Babi Indonesia). Biasanya setiap akhir pekan kelompok ini berburu terutama di hari libur dengan membawa beberapa ekor anjing sebagai binatang pemburu.

Hingga saat ini bentuk permainan rakyat itu terus diwariskan turun-temurun dari satu generasi ke generasi. Berikut alasan berburu babi di Minangkabau:

Pengendalian Populasi Babi Hutan: Salah satu alasan utama berburu babi adalah untuk mengendalikan populasi babi hutan (Sus scrofa). Babi hutan dikenal sebagai hewan yang merusak tanaman pertanian, sehingga keberadaannya dianggap merugikan bagi petani. Dalam konteks ini, berburu babi sering kali dipandang sebagai cara untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi hasil pertanian.

Kegiatan Sosial dan Budaya: Berburu babi di Minangkabau sering dilakukan dalam bentuk kegiatan sosial atau tradisional yang melibatkan komunitas. Dalam beberapa kasus, kegiatan berburu ini juga bisa menjadi bagian dari upacara adat atau perayaan tertentu. Biasanya, berburu babi dilakukan dalam kelompok yang terdiri dari pria-pria dewasa, dan bisa melibatkan teknik berburu yang beragam, mulai dari menggunakan anjing pelacak hingga perangkap.

Simbol Keberanian dan Kehormatan: Dalam beberapa budaya tradisional, berburu babi bisa dianggap sebagai ujian keberanian dan kemampuan berburu seseorang. Keberhasilan dalam berburu babi, terutama babi hutan yang besar, sering kali dihargai sebagai simbol kehormatan dalam komunitas.


Tags: Berburu Babiviral

Berita Terkait

Konsep Otomatis

Porbi Padang Pariaman Benahi Diri Setelah Pemburu Tewas Tertembak, Minta Polisi Usut Tuntas

15 April 2026
Diduga Kurang Pengawasan, Balita 2 Tahun Tercebur ke Sungai Sedalam 10 Meter di Padang

Diduga Kurang Pengawasan, Balita 2 Tahun Tercebur ke Sungai Sedalam 10 Meter di Padang

15 April 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemko Payakumbuh Optimalkan SIRENG untuk Perkuat Tata Kelola Perumahan

Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemko Payakumbuh Optimalkan SIRENG untuk Perkuat Tata Kelola Perumahan

15 April 2026
Pemko Payakumbuh Canangkan Zona Integritas 2026, Dorong Layanan Bersih dan Profesional

Pemko Payakumbuh Canangkan Zona Integritas 2026, Dorong Layanan Bersih dan Profesional

15 April 2026
Pemko Padang Terima Rp371,8 Miliar Dana TKD 2026, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Mitigasi Bencana

Pemko Padang Terima Rp371,8 Miliar Dana TKD 2026, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Mitigasi Bencana

15 April 2026
Bupati Dharmasraya Tinjau Revitalisasi Sekolah, Anggaran Rp28 Miliar Digelontorkan

Pemkab Dharmasraya Buka Program Gratis “Dharmasraya Juara” Batch 2 bagi Pelajar, Fokus Coding hingga Sains

15 April 2026
Next Post
Pj Wali Kota Payakumbuh Tinjau Pasar Ibuh Tindaklanjuti Isu Beredarnya Daging Sapi Positif Rabies, Pastikan Daging yang Beredar Aman

Pj Wali Kota Payakumbuh Tinjau Pasar Ibuh Tindaklanjuti Isu Beredarnya Daging Sapi Positif Rabies, Pastikan Daging yang Beredar Aman

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Tiba di RS Bhayangkara Padang, Ayah dan Abang Mahasiswa yang Gantung Diri Menangis

Tiba di RS Bhayangkara Padang, Ayah dan Abang Mahasiswa yang Gantung Diri Menangis

11 April 2026

Tulisan Diduga Pesan Terakhir Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Ditemukan Tewas di Kosan

Tulisan Diduga Pesan Terakhir Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Ditemukan Tewas di Kosan

11 April 2026

BEM Kritik Sumbangan Dana Wakaf Unand, Kampus Beri Penjelasan

UniRank Rilis 20 Universitas Terbaik Indonesia 2026, Ini Posisi UNAND dan UNP

13 April 2026

Pemilik Kos Ungkap Detik-Detik Penemuan Mahasiswa Tewas di Kamar Kos di Padang

Pemilik Kos Ungkap Detik-Detik Penemuan Mahasiswa Tewas di Kamar Kos di Padang

11 April 2026

Polisi Pastikan Mahasiswa PNP yang Tewas di Kosan di Padang Bukan Korban Pembunuhan

Polisi Pastikan Mahasiswa PNP yang Tewas di Kosan di Padang Bukan Korban Pembunuhan

12 April 2026

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

Ini Jurusan Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Tewas Gantung Diri di Kosan

11 April 2026

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

11 April 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.