Sumbarkita – Puluhan remaja melakukan balap liar di kawasan Taman Melati, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Kamis (19/2/2026) setelah subuh.
Dalam video yang beredar di media sosial terlihat puluhan remaja memadati ruas jalan dan melakukan balap liar. Sejumlah kendaraan roda dua yang mereka gunakan tampak tidak sesuai standar, seperti menggunakan knalpot brong dan dalam kondisi tidak lengkap. Sementara itu, sebagian besar pengendaranya tidak menggunakan helem.
Perwira Pengawas Polresta Padang yang memimpin penindakan balap liar itu, Iptu Zulkifli, mengatakan bahwa polisi mendapatkan laporan warga tentang balap liar yang mengganggu pengguna jalan itu. Setelah menerima laporan itu, katanya, tim gabungan Polresta Padang dan Brimob Polda Sumbar melakukan patroli di lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, kata Zulkifli, petugas mendapati para remaja tengah balap liar. Pihaknya pun lantas mengejar sejumlah remaja yang berupaya melarikan diri.
“Petugas berhasil mengamankan 10 remaja dan 7 sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat dan perlengkapan standar. Selain itu, petugas menyisir sekitar lokasi karena diduga masih ada remaja yang mencoba kabur,” tutur Zulkifli.
Setelah itu, pihaknya membawa tujuh sepeda motor tersebut ke Markas Polresta Padang. Zulkifli mengatakan bahwa pihaknya menilang para pemilik kendaraan. Sementara itu, katanya, pihaknya memanggil orang tua para remaja yang ditangkap untuk dibina dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan mereka.
“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ucap Zulkifli.
Zulkifli menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin selama Ramadan untuk mencegah dilakukannya balap liar dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Padang.















