Selain orang tua kedua pihak berdamai, kata Wirangga, kedua anak yang bertengkar juga berjanji untuk saling mengejek maupun melakukan tindakan yang dapat memicu pertengkaran.
“Semua pihak yang hadir menerima isi surat perdamaian dan sepakat untuk tidak saling menuntut setelah kesepakatan ditandatangani,” ujar Wirangga.
halaman 2 dari 2
















