Kabarminang — Presiden Prabowo Subianto mempersilakan pihak-pihak yang berpandangan pesimistis terhadap masa depan Indonesia untuk pindah ke negara lain.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7), yang juga disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa bersatu membangun negara daripada terus menyebarkan pesimisme.
“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan. Tidak ada yang melarang,” katanya.
Ia mengajak masyarakat yang memilih tetap tinggal di Indonesia untuk bersatu, bergotong royong, dan bekerja sama demi membangkitkan bangsa.
“Mari kita bersatu. Mari kita bergotong royong. Mari kita bekerja sama. Yang kuat bantu yang lemah. Yang lemah bekerja sama dengan baik. Insyaallah kita akan bangkit,” ujarnya.
Prabowo juga mengajak masyarakat mengedepankan sifat bangsa Indonesia, yakni saling memaafkan, mengasihi, dan membantu, serta tidak mengikuti budaya saling mencaci maki. Menurutnya, tidak ada manfaat dari pertikaian.
Menurut Prabowo, perbedaan latar belakang politik maupun suku seharusnya tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama membangun Indonesia.
















