Kabarminang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat menegaskan bahwa Sumatera Barat kini tidak lagi hanya menjadi jalur transit peredaran narkotika, melainkan telah menjadi daerah tujuan distribusi, menyusul pengungkapan kasus narkoba dalam jumlah besar sepanjang Januari hingga Februari 2026.
Dalam konferensi pers di Markas Polda Sumatera Barat, kepolisian memaparkan barang bukti hasil pengungkapan berupa 262,06 kilogram ganja, 8,15 kilogram sabu, serta 57 butir ekstasi. Seluruh barang bukti tersebut diamankan dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.
Wakil Kepala Polda Sumatera Barat, Solihin, menyatakan bahwa temuan tersebut menjadi indikator serius terhadap eskalasi peredaran narkoba di wilayah Sumatera Barat.
“Wilayah kita tidak lagi sekadar dilintasi, tetapi sudah menjadi daerah distribusi. Dalam waktu dua bulan, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan situasi yang harus ditangani secara lebih serius,” ujar Solihin, Selasa (10/2/2026).
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian menerapkan pengawasan berlapis dan prinsip penindakan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pimpinan Polri dalam pemberantasan narkoba.
Pengawasan diperketat di sejumlah titik rawan, termasuk bandara dan jalur masuk antardaerah. Salah satu pengungkapan kasus sabu dilakukan oleh Polres Padang Pariaman melalui pemeriksaan terhadap penumpang.
Menurut Wakapolda, para pelaku peredaran narkoba terus mengembangkan modus penyelundupan untuk mengelabui petugas. Namun, kepolisian memastikan langkah antisipasi dilakukan secara konsisten.
Selain upaya penegakan hukum, Polda Sumbar juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam memutus rantai peredaran narkoba, mulai dari TNI, BIN, Bea Cukai, hingga pemerintah daerah.
“Kami mendorong penguatan kolaborasi tanpa ego sektoral. Tujuannya satu, melindungi masyarakat Sumatera Barat dari bahaya narkoba,” kata Solihin.
Menjelang bulan suci Ramadan, Polda Sumbar juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan anak muda dan pelajar.
















