Jumat, Juli 10, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Pisang Organik Mentawai Tembus Pasar Malaysia, Diekspor Rutin 7 Ton per Pekan

Mengki Kurniawan
Senin, 25 Mei 2026 16:28
in Ekonomi & Bisnis

Kabarminang – Pisang organik hasil panen petani Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, kini berhasil menembus pasar internasional setelah diekspor secara rutin ke Malaysia. Komoditas lokal tersebut dikirim setiap pekan untuk memenuhi kebutuhan industri makanan olahan di negeri jiran.

Keberhasilan ekspor ini diinisiasi oleh pelaku usaha lokal asal Sumatera Barat, Afrizon, yang berhasil menghubungkan hasil pertanian petani Mentawai dengan pasar luar negeri. Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai turut memperkuat proses pendampingan dan legalitas ekspor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Barat, Novrial, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kejutan karena sebelumnya distribusi pisang Mentawai hanya menjangkau pasar domestik seperti Pekanbaru.

“Kami awalnya mengira produksi pisang Mentawai hanya mentok di Pekanbaru untuk bahan pisang kipas, tetapi pelaku usaha membuktikan mereka bisa mendapat kontrak langsung dari Malaysia,” ujar Novrial saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa komoditas yang diekspor merupakan pisang batu segar dalam kondisi mentah, bukan produk olahan. Pisang tersebut nantinya diolah kembali di Malaysia menjadi berbagai jenis camilan.

Menurut Novrial, proses pengapalan dilakukan secara resmi melalui pelabuhan ekspor di Tanjung Balai Asahan. Sementara itu, perusahaan eksportir menggunakan badan usaha yang berkedudukan hukum di Kota Padang untuk mempermudah pengurusan dokumen perdagangan internasional.

“Pisang yang diekspor adalah jenis pisang batu segar yang masih mentah, bukan hasil hilirisasi, karena di Malaysia nanti akan diolah kembali menjadi aneka camilan,” katanya.

Novrial mengungkapkan volume ekspor saat ini mencapai 6 hingga 7 ton dalam setiap pengiriman dan dilakukan secara rutin setiap minggu. Tingginya permintaan pasar Malaysia bahkan membuat pasokan dari Mentawai belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan.

“Sekali kirim berkisar antara 6 sampai 7 ton dan ini berjalan setiap minggu, bahkan sekarang kita masih kekurangan pasokan karena permintaan dari Malaysia sangat tinggi,” ujarnya.

Disperindag Sumbar, lanjut Novrial, mulai melakukan pendampingan intensif setelah pihak eksportir datang langsung meminta arahan terkait tata kelola ekspor.

“Pendampingan formal kami baru berjalan sekitar 10 hari, dan kami sangat mengapresiasi karena pelaku usaha ini secara proaktif datang sendiri ke kantor untuk meminta petunjuk,” tuturnya.

Saat ini, kegiatan ekspor telah menggunakan dokumen resmi seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dan Surat Keterangan Asal (SKA). Namun, sistem pembayaran masih dilakukan melalui transfer berbasis kepercayaan.

Karena itu, Disperindag mendorong eksportir segera menggunakan sistem pembayaran Letter of Credit (L/C) agar transaksi lebih aman dan tercatat secara resmi sebagai ekspor asal Sumatera Barat.

“Kami mengedukasi mereka agar segera beralih menggunakan sistem pembayaran Letter of Credit (L/C) supaya transaksi lebih aman dan tercatat resmi sebagai ekspor Sumatera Barat,” tegas Novrial.

Selain pendampingan administrasi, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan penguatan sektor hulu pertanian di Mentawai. Novrial menyebut sebagian besar tanaman pisang di daerah tersebut masih tumbuh secara alami di kebun pekarangan tanpa sistem budidaya modern.

Untuk itu, Disperindag Sumbar berencana menggelar rapat koordinasi di Mentawai guna mendorong petani menerapkan sistem perkebunan terstruktur agar produksi lebih konsisten dan berkelanjutan.

“Kami merencanakan rapat di Mentawai untuk mendorong para petani lokal beralih ke sistem budidaya perkebunan terstruktur agar hasil panen melimpah, konsisten, dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Tags: AfrizonDisperindag SumbarEkonomi Sumbarekspor pisang Mentawaiekspor Sumbarkomoditas unggulan MentawaiNovrialpetani Mentawaipisang Mentawai ke Malaysiapisang organik Mentawai

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Berikut Daftar Lengkap Semua Ukuran

10 Juli 2026
Masih Pegang Dolar AS? Kurs Rupiah Hari Ini Bergerak Tak Terduga

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Kurs Dolar AS Sentuh Kisaran Rp18.100

9 Juli 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000, Sentuh Rp18.060 pada Perdagangan Hari Ini

Dolar AS Tembus Rp18.000, Sentuh Rp18.060 pada Perdagangan Hari Ini

8 Juli 2026
Mau Terbang dari Padang ke Jakarta? Simak Harga Tiket Setelah PPN Berlaku Lagi

Mau Terbang dari Padang ke Jakarta? Simak Harga Tiket Setelah PPN Berlaku Lagi

6 Juli 2026
Dolar AS Turun Tipis, Ancaman Rp18.000 Belum Hilang

Meski Turun Tipis, Dolar AS Masih Bertengger di Kisaran Rp18.000

6 Juli 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei Anjlok, Cek Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Wajib Tahu Sebelum Beli

6 Juli 2026
Next Post
Wabup Leli Arni Lantik Pejabat Administrator dan Kepala Puskesmas di Dharmasraya

Wabup Leli Arni Lantik Pejabat Administrator dan Kepala Puskesmas di Dharmasraya

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Dipacari Pria Beristri, Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Tiga Kali

Dipacari Pria Beristri, Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Tiga Kali

7 Juli 2026

Heboh! Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

Heboh! Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

8 Juli 2026

Kecelakaan Pagi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Sopir Travel Meninggal, Dua Mahasiswi Terluka

Kecelakaan Pagi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Sopir Travel Meninggal, Dua Mahasiswi Terluka

6 Juli 2026

Polisi Gerebek Rumah di Tanah Datar, 1 Pengedar dan 2 Kurir Narkoba Ditangkap

Polisi Gerebek Rumah di Tanah Datar, 1 Pengedar dan 2 Kurir Narkoba Ditangkap

8 Juli 2026

Balita 3 Tahun Dilaporkan Hilang di Pasaman, Warga Kaitkan dengan Dugaan Mistis

Balita 3 Tahun Dilaporkan Hilang di Pasaman, Warga Kaitkan dengan Dugaan Mistis

5 Juli 2026

Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tewas di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tewas di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

9 Juli 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.