Selain meminta evaluasi perizinan, Tommy mendesak pemerintah membuka informasi publik mengenai kesesuaian tata ruang, kajian risiko bencana, serta pertimbangan teknis yang mendasari pembangunan perumahan tersebut.
“Pemerintah wajib membuka informasi publik terkait kesesuaian tata ruang, kajian risiko bencana, dan pertimbangan teknis bangunan,” kata Tommy.
Ia juga meminta pemeriksaan teknis terhadap kondisi alur Sungai Batang Aia Dingin, elevasi kawasan perumahan, dan kapasitas drainase. Pemeriksaan itu dinilai penting untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap banjir berulang di kawasan tersebut.
“Audit teknik ini penting untuk memetakan seluruh faktor penyebab banjir berulang di Perumahan Lumin Park,” ujar Tommy.
Tommy menyesalkan evaluasi yang menurutnya belum dilakukan secara memadai meskipun peringatan mengenai ancaman bencana ekologis di Kota Padang telah disampaikan berulang kali.
“Selama ini langkah evaluasi tidak dilakukan meski sudah diingatkan berkali-kali,” ucap Tommy.
Tommy menyimpulkan bahwa pembiaran tata ruang tanpa evaluasi serius dapat berdampak fatal bagi keselamatan Kota Padang secara keseluruhan.
Tommy pun melontarkan kritik keras terhadap pemerintah yang dinilainya belum cukup merespons berbagai masukan terkait ancaman tersebut.



















