Kabarminang – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat (Sumbar) 2026 baru mencapai 75 persen, mencakup kesiapan panitia, pembinaan prestasi, hingga pelaksanaan pemusatan latihan daerah (pelatda). Ajang olahraga tingkat provinsi itu dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026.
Ketua Panitia Pelaksana Porprov Sumbar 2026, Septri, mengatakan tim panitia terus bergerak cepat sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) KONI pada 2 Oktober. Saat ini, fokus utama adalah menyelesaikan sisa persiapan teknis dan administrasi.
“Secara keseluruhan progres fisik dan kepanitiaan sudah 75 persen. Kami langsung tancap gas melakukan pembinaan prestasi dan pelatda begitu SK resmi keluar,” ujar Septri kepada Sumbarkita, Rabu (17/6/2026).
Selain itu, panitia juga tengah memperkuat aspek legalitas kelembagaan dengan memproses pembentukan Pengurus Besar (PB) Porprov yang nantinya akan disahkan melalui SK Gubernur Sumatra Barat.
“Kami sedang mengajukan pembentukan PB Porprov agar memiliki payung hukum yang kuat,” katanya.
Dari sisi koordinasi dengan daerah tuan rumah, Septri menyebut hampir seluruh kabupaten dan kota telah menyelesaikan rapat koordinasi (rakor) bersama panitia pusat dan OPD terkait. Namun, masih ada satu daerah yang belum merampungkan tahapan tersebut, yakni Kabupaten Tanah Datar.
“Yang belum rakor hanya Tanah Datar karena menyesuaikan agenda kedinasan,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, panitia juga akan membuka pendaftaran kontingen serta pengumpulan berkas legalitas dari masing-masing daerah peserta. Selain itu, rakor teknis bersama pengurus cabang olahraga (cabor) juga segera digelar untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pertandingan.
















