Di balik kariernya yang gemilang, Vidi juga dikenal sebagai sosok yang sangat menghargai pendidikan. Ia menamatkan studi sarjana di Universitas Pelita Harapan dengan IPK 3,62 sebelum melanjutkan pendidikan magister di University of Manchester, Inggris. Ia lulus pada 2015 dengan predikat cum laude dalam bidang Innovation Management and Entrepreneurship.
Dalam beberapa tahun terakhir, Vidi juga dikenal sebagai figur publik yang terbuka mengenai kondisi kesehatannya. Ia didiagnosis menderita kanker ginjal pada akhir 2019 dan sempat menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal di Singapura.
Pada 2023, Vidi mengungkapkan bahwa penyakitnya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh. Meski demikian, ia tetap aktif berkarya dan berbagi semangat kepada para penggemarnya.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia. Sosoknya dikenang bukan hanya sebagai musisi berbakat, tetapi juga sebagai pribadi inspiratif yang menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
















