Kabarminang – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pembangunan 10 unit rumah telah mencapai 60 persen dan ditargetkan rampung dalam satu bulan ke depan.
Koordinator Pembangunan Hunian Tetap Talang Mandiri, Dasrul, mengatakan pengerjaan huntap telah dimulai sejak satu bulan lalu. Ia optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Progres hari ini sudah 60 persen, tinggal 40 persen lagi,” ujar Dasrul saat ditemui di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, setiap unit huntap dibangun dengan ukuran 6×6 meter atau tipe 36. Rumah tersebut menggunakan material permanen, dengan dinding dari sepablock dan lantai keramik. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur serta satu kamar mandi.
“Atap menggunakan seng dan plafon dari baja ringan. Semua material disuplai oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) melalui vendor yang telah ditunjuk,” katanya.
Menariknya, proses pembangunan huntap ini turut melibatkan warga penyintas banjir sebagai tenaga kerja. Menurut Dasrul, hal ini menjadi nilai lebih karena mampu memberdayakan masyarakat terdampak.
“Rata-rata yang bekerja di sini adalah warga penyintas banjir. Ini kelebihan dari huntap di sini, kita memanfaatkan potensi yang ada sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
Dari total 20 pekerja yang terlibat, sebanyak 12 orang merupakan korban banjir yang juga menjadi penerima huntap. Sementara delapan lainnya merupakan tenaga tukang dari pihak penyedia material yakni dari Sepablock PT Semen Padang.
















