Kamis, Juli 23, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Pakar Ekonomi Unand: Pelemahan Rupiah Dipicu Tekanan Global, Bukan Kerusakan Fundamental Domestik

Mengki Kurniawan
Senin, 8 Juni 2026 16:45
in Ekonomi & Bisnis
Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI


Kabarminang – Pakar Ekonomi Universitas Andalas (Unand), Prof. Syafruddin Karimi, menilai pelemahan nilai tukarupiah hingga menyentuh Rp18.010 per dolar AS lebih banyak dipengaruhi tekanan ekonomi global dibandingkan masalah fundamental ekonomi dalam negeri.

Prof. Syafruddin menjelaskan bahwa sejumlah indikator global menunjukkan tingginya ketidakpastian pasar. Indeks dolar AS (DXY) tercatat berada di level 100,069, sementara indeks volatilitas pasar (VIX) mencapai 31,62.

Menurutnya, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun (US10Y) yang mencapai 5,25 persen turut mendorong perpindahan modal dari negara berkembang ke aset berbasis dolar yang dianggap lebih aman.

“Kondisi ini otomatis mendorong perpindahan dana dari pasar negara berkembang menuju aset aman berbasis dolar,” ujarnya saat diwawancarai pada Minggu (7/6/2026).

Meski rupiah mengalami tekanan, Prof. Syafruddin menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mencerminkan kerusakan pada fundamental ekonomi Indonesia.

“Kombinasi angka global ini menandakan tekanan eksternal yang kuat, bukan semata-mata kerusakan fundamental domestik,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai perkembangan indikator risiko kredit Indonesia. Menurutnya, angka Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun yang berada di level 145,614 perlu menjadi perhatian serius.

“Jika depresiasi rupiah bergerak bersama kenaikan CDS, tekanan IHSG, dan arus modal keluar, maka pelemahan itu berubah menjadi sinyal kredibilitas kebijakan,” jelasnya.

Ia menilai pemerintah dan Bank Indonesia perlu memandang pergerakan rupiah bukan hanya sebagai persoalan nilai tukar, melainkan sebagai cerminan tingkat kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi.

“Pemerintah dan Bank Indonesia perlu membaca rupiah sebagai indikator kepercayaan, bukan sekadar harga mata uang,” tegasnya.

Prof. Syafruddin menyebut pelaku pasar masih memberikan ruang bagi pelemahan rupiah selama pemerintah dan otoritas moneter mampu menjaga disiplin fiskal serta konsistensi kebijakan.

“Pasar akan tetap memberi ruang bagi pelemahan rupiah selama otoritas mampu menunjukkan disiplin fiskal dan konsistensi moneter,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dampak akhir dari guncangan global sangat bergantung pada kualitas respons kebijakan domestik. Menurutnya, tekanan dari penguatan dolar AS dapat berkembang menjadi risiko makrofinansial apabila tidak diantisipasi dengan baik.

“Dolar AS memberi guncangan awal, sedangkan kualitas kebijakan domestik menentukan apakah guncangan itu berhenti sebagai tekanan kurs atau berkembang menjadi risiko makrofinansial,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pelemahan rupiah berpotensi berdampak langsung terhadap sektor riil. Kenaikan harga barang impor, terutama energi dan pangan, dapat memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.

“Tekanan itu juga dapat menaikkan biaya utang, menekan IHSG, memperlambat investasi, melemahkan konsumsi, dan menggerus daya beli masyarakat,” katanya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Prof. Syafruddin mendorong adanya langkah terpadu antara Bank Indonesia dan pemerintah. Ia menyarankan BI menjaga ekspektasi nilai tukar melalui intervensi yang terukur, sementara pemerintah memperkuat kredibilitas fiskal dengan mengendalikan belanja yang tidak produktif.

“Bank Indonesia perlu menjaga ekspektasi nilai tukar melalui intervensi terukur, sementara pemerintah perlu menjaga kredibilitas fiskal dan menahan belanja tidak produktif,” ujarnya.

Meski demikian, Prof. Syafruddin menegaskan bahwa kondisi saat ini belum dapat disamakan dengan krisis ekonomi yang terjadi pada 1997/1998.

“Pelemahan rupiah belum otomatis membawa kita ke krisis seperti 1997/1998, tetapi risiko rambatan akan meningkat jika otoritas gagal menahan transmisi dari kurs ke inflasi,” pungkasnya.


Tags: Bank IndonesiaCDS Indonesiadaya beli masyarakatdolar ASEkonomi IndonesiaIHSGInflasiinvestasiNilai Tukar Rupiahpasar keuanganrupiahSyafruddin Karimitekanan globalUnandUniversitas Andalas

Berita Terkait

Setelah Bikin Cemas, Rupiah Akhirnya Menjauh dari Rp18.000

Dolar AS Melemah Tipis terhadap Rupiah, Kurs Berada di Rp17.913

23 Juli 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2,640 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2,640 Juta per Gram

23 Juli 2026
Harga Emas Antam 29 Mei 2026 Naik, Ini Rincian Semua Ukuran

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek Dulu Sebelum Beli

22 Juli 2026
Masih Pegang Dolar AS? Kurs Rupiah Hari Ini Bergerak Tak Terduga

Dolar AS Melemah ke Level Rp17.902, Rupiah Menguat 0,20 Persen

21 Juli 2026
Harga Emas Antam 28 Mei 2026 Anjlok, Cek Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Simak Daftar Lengkap Semua Ukuran

21 Juli 2026
Rupiah Belum Bernapas, Dolar AS Masih Bertahan di Zona Rp17.900

Rupiah Menguat Tipis pada Awal Pekan, Kurs Dolar AS Berada di Level Ini

20 Juli 2026
Next Post
Demo di Polda, Mahasiswa Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Tambang Ilegal di Sumbar: Rakyat Kecil Ditangkap, Pemodal Selalu Lolos

Demo di Polda, Mahasiswa Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Tambang Ilegal di Sumbar: Rakyat Kecil Ditangkap, Pemodal Selalu Lolos

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Murtad, Wanita Asal Lima Puluh Kota Dibuang Sepanjang Adat oleh Kaumnya

Murtad, Wanita Asal Lima Puluh Kota Dibuang Sepanjang Adat oleh Kaumnya

21 Juli 2026

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Sebarkan Foto Telanjang Mantan Pacar, Pemuda di Sijunjung Ditangkap Polisi

Sebarkan Foto Telanjang Mantan Pacar, Pemuda di Sijunjung Ditangkap Polisi

21 Juli 2026

Avanza Dikemudikan Polisi Seruduk L300 di Jalur Payakumbuh–Bukittinggi, Tiga Korban Patah Tulang

Avanza Dikemudikan Polisi Seruduk L300 di Jalur Payakumbuh–Bukittinggi, Tiga Korban Patah Tulang

19 Juli 2026

Perempuan di Tanah Datar Temukan Suami Tewas Tergantung di Dalam Rumah

Perempuan di Tanah Datar Temukan Suami Tewas Tergantung di Dalam Rumah

16 Juli 2026

Diduga Kumpul Kebo, 7 Perempuan Ditangkap di Agam, 10 Botol Miras Disita

Diduga Kumpul Kebo, 7 Perempuan Ditangkap di Agam, 10 Botol Miras Disita

18 Juli 2026

Kericuhan Warnai Sengketa Lahan Pemko Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock, Pihak Kampus Angkat Bicara

Kericuhan Warnai Sengketa Lahan Pemko Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock, Pihak Kampus Angkat Bicara

22 Juli 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.