Kabarminang – Pemerintah Kota Padang mempertegas arah pembangunan menuju kota yang lebih modern, sehat, dan berbasis teknologi. Salah satu target yang dipasang adalah membawa Kota Padang masuk dalam 10 besar Smart City terbaik di Indonesia sekaligus meraih predikat Kota Sehat kategori tertinggi.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat memimpin rapat koordinasi bulanan bersama jajaran pemerintah kota di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (15/6/2026).
Menurut Fadly, transformasi menuju Kota Pintar dan Kota Sehat harus didukung oleh percepatan digitalisasi pelayanan publik, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita menargetkan Kota Padang masuk 10 besar Kota Pintar di Indonesia, bahkan kalau bisa menjadi nomor satu,” ujarnya.
Selain penguatan konsep Smart City, Pemko Padang juga membidik penghargaan Swasti Saba Wistara atau kategori emas dalam program penilaian Kota Sehat tingkat nasional.
Fadly menilai berbagai program unggulan yang telah berjalan selama ini menjadi modal penting untuk mencapai target tersebut. Program seperti Smart Surau, Padang SIGAP, Padang Amanah, dan Padang Melayani akan terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik dan pembangunan kota.
“Berbagai program unggulan yang telah berjalan harus terus diperkuat. Ini menjadi fondasi kita untuk mewujudkan Kota Sehat dan Kota Pintar,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Fadly juga mengingatkan pentingnya kualitas pembangunan fisik di lapangan. Ia menyoroti masih adanya sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah agar pengawasan proyek dilakukan lebih ketat mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Saya melihat ada beberapa pembangunan infrastruktur yang baru dibangun sudah mengalami kerusakan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama karena setiap pembangunan harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia meminta dinas terkait memperkuat pengawasan sehingga setiap proyek yang dibangun memiliki kualitas yang baik, tahan lama, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.
Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) atas keberhasilan Kota Padang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-13 kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan administrasi harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
















