Ia mengatakan bahwa dalam perjalanan menuju lokasi, tim menghadapi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 3 meter sehingga RIB 02 harus berlindung dan bersandar sementara di Dermaga Pei-Pei hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan operasi.
“Selain pergerakan di laut, kami membagi kekuatan dengan SRU darat yang dilakukan oleh masyarakat Simatalu dengan menyisir sepanjang pinggiran muara dan garis pantai Desa Simatalu,” ucap Benteng.
Menurut informasi yang ia terima dari warga setempat, kata Benteng, Muara Simatalu merupakan kawasan pesisir yang memiliki ombak besar dan ekstrem. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan operasi pencarian.














