Di tengah keterbatasan itu Tiara tetap menyimpan keinginan untuk melanjutkan pendidikan sejauh mungkin.
Dukungan kakek dan nenek
Tiara menceritakan bahwa ayahnya telah menikah lagi. Setelah menikah, kata Tiara, ayahnya tinggal bersama istri barunya.
“Enggak pernah ketemu ayah lagi,” ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, kakek dan nenek menjadi sosok yang terus mendampingi Tiara.
Ketika Tiara menyampaikan bahwa ia membutuhkan biaya untuk keberangkatan ke Mesir, kakek dan neneknya tidak mematahkan keinginannya. Justru mereka mendorong Tiara untuk mencoba mencari jalan.
Kalimat sederhana itu menjadi bentuk dukungan bagi Tiara untuk terus berusaha.
Ia kemudian mencoba mencari bantuan untuk memenuhi kebutuhan keberangkatannya. Salah satu caranya ialah mengajukan proposal bantuan kepada Baznas Pasaman.
Tinggal selangkah lagi
Perjalanan Tiara menuju Al-Azhar sebenarnya sudah sangat dekat. Beasiswa pendidikan telah didapat. Jurusan yang akan ditempuh pun sudah jelas. Yang masih menjadi persoalan hanyalah biaya untuk mengantarnya dari Malampah menuju Mesir.
















