Material longsor di dua titik bagian bawah tidak menutup badan jalan. Sementara itu, longsor di titik ketiga hanya berdampak pada bangunan warung sehingga kendaraan dari kedua arah masih bisa melintas sejak pagi hari.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Limapuluh Kota berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) guna mendatangkan dua unit alat berat ke lokasi.
“Kami sedang menunggu dua unit alat berat dari Balai Jalan menuju lokasi guna memaksimalkan pembersihan material longsor secara menyeluruh,” tutur Ririanto.
Selain mengerahkan alat berat, petugas bersama masyarakat setempat juga melakukan pembersihan material longsor secara gotong royong sejak pagi.
Ririanto mengapresiasi keterlibatan warga yang turut membantu proses penanganan bencana tersebut.
Koordinasi penanganan juga melibatkan jajaran kepolisian untuk mengawal proses pembersihan dan memastikan keamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terjaga.

















