Kabarminang – Longsor kembali melanda kawasan Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Material tanah dan pohon menimbun badan jalan hingga membuat akses kendaraan lumpuh total.
Camat Kecamatan IV Koto, Subchan, menyampaikan bahwa material longsor menutup jalan dengan ketinggian diperkirakan mencapai 1 hingga 2 meter, dengan panjang area terdampak sekitar 25 meter.
“Material longsor dipenuhi tanah dan pohon,” ujarnya kepada Sumbarkita, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Kamis malam. Kondisi tersebut menyebabkan tebing kembali mengalami longsor, bahkan di lokasi yang sebelumnya juga terdampak bencana serupa.
Warga setempat sempat melakukan upaya pembersihan secara manual menggunakan alat seadanya seperti cangkul dan sekop. Namun, tebalnya material longsor membuat proses pembersihan berjalan lambat.
Pada Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB, dua unit alat berat akhirnya tiba di lokasi untuk mempercepat proses evakuasi material yang menutup badan jalan.
Subchan menambahkan, kawasan tersebut sebelumnya juga mengalami longsor pada Selasa (5/5/2026) yang menimbulkan korban jiwa sebanyak tujuh orang.
Sebagai langkah antisipasi, warga yang tinggal di sekitar lokasi rawan bencana telah dievakuasi.
“Warga yang tinggal dekat kawasan tersebut sekarang sudah diungsikan ke Pustu yang berada dekat Kantor Wali Nagari Sungai Landia. Sebagian juga ada yang mengungsi ke rumah keluarga yang tidak berada di kawasan tersebut,” ujarnya.
Saat ini tercatat sebanyak tiga kepala keluarga dengan total 18 orang mengungsi di fasilitas kesehatan tersebut.
Hingga Jumat siang, akses jalan di lokasi longsor masih belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas bersama warga masih terus melakukan pembersihan material agar jalur tersebut segera kembali normal.















