Abdul menginformasikan bahwa longsor juga terjadi di Kecamatan Palembayan, tepatnya di Jorong Gumarang dan Jorong Lubuak Gadang, Nagari Ampek Koto Palembayan. Ia mengatakan bahwa material longsor menutup akses jalan provinsi di empat titik.
“Hingga kini wilayah itu belum mendapatkan penanganan,” ucap Abdul.
Sementara itu, di Kecamatan Lubuk Basung, kata Abdul, pohon tumbang menutup akses jalan di Jorong Sago, Nagari Manggopoh. Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut telah ditangani.
Tanah longsor, kata Abdul, juga terjadi di Jorong Batu Hampa. Ia menginformasikan bahwa material setinggi 50–100 cm dan panjang 6–10 meter menutup jalan kabupaten di jorong itu.
“Pembersihan material dilakukan melalui gotong royong masyarakat bersama alat berat perusahaan,” ujarnya.
Abdul menyatakan bahwa semua peristiwa itu dipicu curah hujan tinggi dan berkepanjangan yang melanda Agam sejak Minggu (22/11) dini hari. Ia menyebut bahwa dampak yang ditimbulkannya meliputi tanah longsor yang menutup akses jalan, banjir yang menggenangi rumah warga, serta kerusakan fasilitas umum dan lahan pertanian.
“Petugas bersama pemerintah kecamatan dan nagari telah membersihkan material dan memastikan kondisi aman di titik-titik terdampak,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan beberapa lokasi telah selesai ditangani, sementara titik lain masih menunggu penanganan lanjutan.















