AKP Pifzen mengungkapkan, aksi saling serobot jalur ini juga memicu gelombang komplain serta kekesalan dari para pengguna jalan lain yang sudah memilih tertib mengantre.
Mengenai kebijakan lalu lintas terkini, pihak kepolisian memastikan sistem buka-tutup jalan tidak diberlakukan pada malam ini karena lajur baru sudah dibuka sepenuhnya untuk pengendara.
Namun, kepolisian membenarkan adanya rencana pengerjaan pengaspalan jalan di kawasan Lembah Anai yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Juli 2026 mendatang.
“Untuk agenda pengaspalan ke depan, sistem buka-tutup hanya akan diterapkan secara situasional jika lajur menyempit, tetapi kalau jalannya lebar maka arus tetap normal,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, Satlantas Polres Padang Panjang mengimbau para pengendara untuk tetap sabar berada di dalam antrean dan tidak nekat mengambil lajur kanan yang melawan arah.
“Jika intensitas hujan terlalu lebat dan jarak pandang terbatas, kami sarankan pengendara berhenti dulu di lokasi yang aman karena beberapa titik di Lembah Anai masih rawan longsor,” pungkas AKP Pifzen.
















