Kabarminang – Kualitas udara di Payakumbuh, Sumatera Barat, berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu (9/9/2026) pagi. Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat 160.
Hal itu merupakan data yang diakses pada situs web IQAir. Berdasarkan data yang ditampilkan pada laman tersebut, polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 68 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Pada saat data diakses, suhu udara di Payakumbuh berada di angka 25 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 3 km per jam dan kelembapan 78 persen.
Berdasarkan data perkiraan per jam yang ditampilkan pada laman tersebut, AQI Payakumbuh masih berada pada level tinggi sepanjang hari ini hingga pukul 21.00 WIB.
Selain kondisi saat ini, laman tersebut menampilkan prakiraan kualitas udara Payakumbuh per jam. Pada pukul 09.00, AQI diperkirakan berada di angka 157, kemudian 154 pada pukul 10.00 dan 151 pada pukul 11.00.
Selanjutnya, AQI diperkirakan berada di angka 136 pada pukul 16.00, 133 pada pukul 17.00, 131 pada pukul 18.00, 129 pada pukul 19.00, 126 pada pukul 20.00, dan 124 pada pukul 21.00.
Pada Kamis (10/9/2026), AQI diperkirakan berada di angka 116, kemudian 106 pada Jumat (11/9/2026) dan 118 pada Sabtu (12/9/2026). Namun, angka tersebut diperkirakan kembali meningkat pada Minggu (13/9/2026) menjadi 151, kemudian 154 pada Senin (14/9/2026) dan 153 pada Selasa (15/9/2026).
Dengan kondisi kualitas udara yang berada dalam kategori tidak sehat, masyarakat Payakumbuh diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.















