Kabarminang – Kualitas udara di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu (9/9/2026). Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) mencapai 156 AQI US.
Hal itu dihimpun pada situs igair.com. Berdasarkan data yang ditampilkan pada laman tersebut, polutan utama tercatat adalah PM2.5 dengan konsentrasi 62,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Pada saat data diakses, suhu udara di Padang Panjang berada di angka 25 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 2 km per jam dan kelembapan 74 persen.
Berdasarkan data yang ditampilkan, prakiraan indeks kualitas udara Padang Panjang pada beberapa jam berikutnya menunjukkan angka yang masih berada pada kategori tidak sehat.
Pada pukul 11.00, AQI diprakirakan berada di angka 155, kemudian 153 pada pukul 12.00, 150 pada pukul 13.00, 147 pada pukul 14.00, dan 145 pada pukul 15.00.
Angka tersebut kemudian diprakirakan turun menjadi 143 pada pukul 16.00, 140 pada pukul 17.00, 137 pada pukul 18.00, 135 pada pukul 19.00, 129 pada pukul 20.00, 122 pada pukul 21.00, 115 pada pukul 22.00, dan 114 pada pukul 23.00.
Pada prakiraan harian, AQI diprakirakan berada di angka 101 pada Kamis (10/9/2026), 89 pada Jumat (11/9/2026), 110 pada Sabtu (12/9/2026), 150 pada Minggu (13/9/2026), 154 pada Senin (14/9/2026), dan 152 pada Selasa (15/9/2026).
Dengan kondisi kualitas udara yang berada dalam kategori tidak sehat, masyarakat Padang Panjang diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
















