Sejak kecelakaan tersebut, kehidupan keluarga Jopri juga ikut berubah. Ia kini dirawat oleh istri dan anak-anaknya di rumah.
Keluarga yang sebelumnya mengandalkan pekerjaan bertani sebagai sumber penghasilan kini harus menghadapi kondisi ekonomi yang semakin berat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, anak Jopri yang berusia 18 tahun turut bekerja mencari penghasilan tambahan.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, keluarga sempat menerima bantuan sosial dari pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Namun bantuan PKH tersebut telah dihentikan sesuai ketentuan program setelah diterima selama lima tahun.
Selama masa perawatan, keluarga juga mendapatkan bantuan dari masyarakat sekitar yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, keluarga berharap adanya perhatian dari berbagai pihak agar Jopri dapat kembali memperoleh perawatan yang lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui kondisi Jopri atau memberikan bantuan, keluarga dapat dihubungi melalui nomor 0822-8533-9105.
















