Peristiwa kecelakaan akibat kerbau lepas di Jalan Nasional di Agam ini juga memicu beragam respons dari masyarakat di media sosial. Hal itu terlihat dalam postingan akun Facebook Sumbarkita.id terkait berita kecelakaan akibat kerbau.
Sejumlah warga menilai pemilik ternak harus bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Sebagian juga menyoroti fenomena sulitnya menemukan pemilik hewan ketika kecelakaan terjadi.
“Tangkap pemilik kerbau itu, akibat melepaskan ternaknya orang menjadi korban kecelakaan,” tulis warganet.
Komentar serupa juga datang dari warga lain yang menyebut pemilik ternak kerap tidak mengakui hewannya saat insiden terjadi.
“Pernah dengar dari warga sekitar, sapi yang ditabrak mobil tidak ada yang mengaku punya. Sebaiknya ternak diikat atau dikandangkan,” tulis warganet lainnya.
Selain menyoroti pemilik ternak, warga juga menyinggung kondisi infrastruktur jalan. Seorang pengguna menyebut lokasi kejadian minim penerangan sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan pada malam hari.
“Memang daerah situ gelap, tidak ada lampu jalan,” tulis seorang pengguna.
Ada pula warga yang mengusulkan keterlibatan pemerintah tingkat bawah seperti nagari, jorong, hingga lingkungan sekitar untuk mendata kepemilikan ternak dan memperkuat pengawasan
















