Kabarminang – Satu unit bangunan dapur milik Ermi Delmi (50) di Tarok Randah, Nagari Koto VIII Hilir, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, ludes dilalap api pada Sabtu (18/4/2026) subuh.
Bangunan tersebut merupakan tempat memproduksi lontong dan sate, untuk usaha harian korban.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi mengonfirmasi, laporan kebakaran diterima sekira pukul 05.42 WIB.
Api menghanguskan seluruh area dapur, yang terletak di bagian belakang rumah utama milik Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut.
“Menindaklanjuti laporan warga, Regu C Damkarmat Sektor Balai Selasa dikerahkan ke lokasi dengan armada pompa berkapasitas 5.000 liter,” ujar Dongki.
Petugas pun bergerak cepat memutus perambatan api, untuk melindungi aset di sekitar titik kebakaran.
Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana satu unit rumah permanen senilai kurang lebih Rp500 juta yang berada tepat di dekat bangunan yang terbakar, berhasil diselamatkan tanpa kerusakan berarti.
Setelah berjibaku di lapangan, petugas menyatakan api padam sepenuhnya setelah proses pendinginan selesai pada pukul 07.00 WIB.
Meski rumah utama aman, area dapur produksi usaha sate milik korban mengalami kerusakan serius dengan taksiran kerugian material mencapai Rp2 juta.
Hingga saat ini, pemicu munculnya api belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran di lokasi kejadian.
“Kronologi dan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” tutup Dongki.















