Kabarminang – Keluarga Alumni Teknik Industri Universitas Andalas (KATI UNAND) akan melantik Roni Hardian Putra sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Batam pada Minggu, 28 Juni 2026. Pembentukan struktur resmi tersebut dilakukan untuk memperkuat jaringan organisasi seiring tingginya konsentrasi alumni Teknik Industri Universitas Andalas di Batam, yang menjadi wilayah dengan jumlah alumni terbesar kedua setelah Jabodetabek.
Ketua KATI UNAND, Rodi Afriniko, mengatakan langkah formalisasi dilakukan sebagai respons terhadap pertumbuhan jumlah alumni yang terus meningkat dan kini mendekati 2.000 orang di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, proses pembentukan kepengurusan resmi di Batam telah dipersiapkan secara intensif selama tiga bulan terakhir.
“Hubungan emosional alumni di Batam sebenarnya sudah sangat erat sejak lama. Namun, melihat pesatnya perkembangan jumlah lulusan kita, hubungan ini perlu diformalkan agar program kerja organisasi dapat berjalan lebih terstruktur dan solid,” ujar Rodi kepada Sumbarkita, Kamis (25/6/2026).
Rodi menjelaskan, pada periode kepengurusannya, KATI UNAND memetakan tiga wilayah utama persebaran alumni, yakni Jabodetabek, Batam, dan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Saat ini, Korwil Batam dan Sumbagut diprioritaskan untuk diresmikan lebih dahulu, sedangkan pembentukan Korwil Jabodetabek akan dilakukan setelah proses pemilihan ketua baru selesai.
Kepemimpinan Korwil Batam dipercayakan kepada Roni Hardian Putra, alumni Teknik Industri angkatan 2009. Ia diharapkan mampu mengonsolidasikan potensi alumni dari berbagai sektor profesi yang berkembang di Kota Batam.
“Kami memercayakan kepemimpinan ini kepada Ronnie karena rekam jejaknya. Tugas utamanya adalah merajut komunikasi lintas angkatan serta menumbuhkan rasa memiliki yang kuat terhadap almamater di perantauan,” kata Rodi.
Pembentukan Korwil Batam juga diarahkan untuk memberikan dukungan karier bagi lulusan baru dan mahasiswa tingkat akhir. Program yang dirancang meliputi bimbingan karier, penyusunan CV, hingga persiapan menghadapi proses rekrutmen di dunia industri.
“Poin krusial dari organisasi ini adalah mentoring. Kami ingin memastikan alumni muda dan fresh graduate yang datang ke Batam tidak merasa sendirian, melainkan memiliki tempat singgah untuk beradaptasi dan mendapat bimbingan langsung dari para senior,” ujarnya.
















