Selain itu, Korwil Batam juga diharapkan menjadi wadah pengembangan jejaring profesional dan bisnis. Alumni Teknik Industri UNAND yang berada di Batam diketahui tersebar di berbagai sektor seperti manufaktur, minyak dan gas, galangan kapal, hingga wirausaha.
“Korwil ini akan memfasilitasi pertukaran informasi lowongan kerja, kemitraan bisnis, hingga business matching. Kami ingin potensi ekonomi dan profesional lintas sektor ini dapat dikonsolidasikan dengan baik,” tambahnya.
Tidak hanya untuk kepentingan internal organisasi, pembentukan Korwil Batam juga diharapkan memperkuat kontribusi alumni kepada almamater melalui program praktisi mengajar, penyediaan kesempatan magang, beasiswa, hingga akses rekrutmen bagi lulusan Universitas Andalas.
“Kami tidak boleh lupa pada akar almamater. Melalui jaringan Korwil Batam, kontribusi nyata seperti kuliah umum dari praktisi industri dan peluang rekrutmen kerja untuk lulusan baru akan semakin terbuka lebar,” kata Rodi.
KATI UNAND optimistis kehadiran Korwil Batam dapat memberi dampak sosial yang lebih luas, termasuk melalui program pelatihan masyarakat. Posisi Batam sebagai kota industri dan pusat perdagangan internasional dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkuat peran organisasi di masa mendatang.
















