Kabarminang – Peta trafik media digital independen di Sumatera Barat pada Juli 2026 menunjukkan perbedaan capaian kunjungan di antara sejumlah media lokal yang terdata dalam pengukuran Similarweb. Dalam daftar tersebut, Sumbarkita.id berada di posisi teratas dengan 225.419 total visits.
Berdasarkan data Similarweb yang diakses pada Senin (10/8/2026), Sumbarkita.id menjadi media digital independen Sumatera Barat dengan total kunjungan tertinggi pada Juli 2026. Capaian tersebut sekaligus menempatkan Sumbarkita sebagai satu-satunya media dalam daftar yang mencatat lebih dari 200 ribu total visits dalam periode tersebut.
Di posisi kedua terdapat Langgam.id dengan 115.122 total visits. Setelah dua media teratas, angka kunjungan media lainnya berada di bawah 50 ribu. Minangsatu.com menempati posisi ketiga dengan 46.567 total visits.
Posisi berikutnya ditempati Katasumbar.com dengan 44.939 total visits dan Infosumbar.net dengan 40.734. Selanjutnya, Padangkita.com mencatat 33.549 total visits, disusul Hariansinggalang.co.id dengan 33.407.
Harianhaluan.id berada di posisi kedelapan dengan 30.104 total visits. Sementara Klikpositif.com mencatat 25.789 dan Kabarminang.com berada di posisi kesepuluh dengan 21.951 total visits.
Dengan demikian, hanya dua media dalam daftar tersebut yang mencatat lebih dari 100 ribu total visits sepanjang Juli 2026. Sumbarkita.id berada di posisi pertama, sementara Langgam.id menempati posisi kedua.
Jika dihitung dari sepuluh media yang masuk dalam daftar, keseluruhan total visits mencapai 617.581. Sumbarkita.id menyumbang 225.419 kunjungan atau sekitar 36,5 persen dari total tersebut.
Peta Trafik Media Independen Sumbar
Data Juli 2026 memberikan gambaran mengenai distribusi trafik di antara media digital independen yang masuk dalam pengukuran. Jarak antara media dengan kunjungan tertinggi dan media-media berikutnya terlihat cukup lebar.
Di sisi lain, daftar tersebut memperlihatkan keberadaan media dengan karakter dan usia yang beragam. Sejumlah media telah cukup lama hadir dalam ekosistem pers Sumatera Barat, sementara media yang lebih muda juga mulai membangun ruangnya di tengah perkembangan konsumsi berita melalui platform digital.















